Tampilkan postingan dengan label aBout PsiKoLogi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aBout PsiKoLogi. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Oktober 2012

Finally S.Psi...

Haiiii guys....
sudah sangat lama meninggalkan blog ini...
dannnn hari ini saya dengan semangat dan penuh keceriaan akan meng-update blog ini.. ha ha ha ha..
kenapa segitu semangat dan cerianya??? karena hari ini update nya tentang kelulusan gueeee! horray! hihihi

seperti yang telah gue jelaskan pada tulisan sebelumnya,
gue kan lagi ngerjain skripsi tuh... dan pada akhirnyaaaa, gw bisa menyelesaikan skripsi gue dengan baik dan sidang pada tanggal 6 AGUSTUS 2012...
saat itu, setelah sidang dan dinyatakan lulus, rasanya senang, lega, bahagia tak terkira karena sudah bisa lulus dari Fakultas Psikologi Atma Jaya ini...
setelah 5 tahun kuliah dan setahun terkahirnya nyekripsi muluuuu, akhirnya gue bisa menyelesaikan pendidikan ini... hurrahhhh! \(^0^)/

Kamis, 23 April 2009

Informational Social Influence


Ada beberapa alasan utama mengapa seseorang konform. Salah satunya adalah karena kebutuhan seseorang untuk akurat dan benar dalam mebuat suatu keputusan. Terkadang, ketika kita diperhadapkan dengan situasi tertentu, kita merasa tidak yakin dengan apa yang kita pikirkan atau apa yang harus kita perbuat, sementara kita menginginkan diri kita dapat melakukan tindakan yang tepat.


Nah,, dalam situasi-situasi seperti itu, dimana kita bingung dan merasa keadaannya ambigu, kita cenderung untuk menyetujui pendapat orang lain yang kita yakini benar. Fenomena ini dinamakan informational social influence. Informational Social Influence adalah pengaruh dari orang lain yang membuat kita konform akan suatu hal karena kita meyakini orang lain sebagai sumber informasi mengenai berbagai aspek dalam kehidupan sosial. Dalam situasi ambigu, seperti yang dikatakan tadi, kita cenderung menganggap pendapat orang lain lebih benar dan tepat daripada pendapat kita sendiri.



Kapan orang konform pada informational social influence ?

...Saat situasi yang dihadapi ambigu...
Seperti telah disebutkan beberapa kali di atas, bahwa dalam keadaan yang ambigu, seseorang akan lebih cenderung untuk menggunakan orang lain sebagai sumber informasi yang tepat bagi keputusannya. Jadi, semakin kita tidak yakin, maka kita akan semakin bergantung pada orang lain.


...Saat situasi yang dihadapi kritis...
Krisis merupakan faktor yang mendorong seseorang untuk menggunakan orang lain sebagai sumber informasi. Dalam situasi yang kritis, biasanya seseorang tidak memiliki waktu yang cukup untuk berpikir tindakan mana yang tepat untuk diambilnya. Maka, di saat-saat panik seperti itu, orang lain lah yang menjadi sumber informasi yang tepat bagi perilakunya.


...Saat penyuplai informasi adalah seorang ahli...
Pada umumnya, kalo kita bertanya sama seorang ahli (dalam bidang apa saja), kita pasti akan lebih percaya pada mereka. Karena dalam pandangan kita, sang ahli telah mempelajari bidang-bidang tertentu dan kita menganggap mereka benar-benar expert. Jadi, kita akan konform jika sang ahli yang menjadi penyuplai informasi.



Informational Social Influence tidak selalu memberikan dampak yang baik. Terkadang konform justru malah membuat masalah. Ada istilah-istilah lain mengenai informational social influence, antara lain adalah contagion. Contagion merupakan penyebaran informasi atau perilaku yang cepat di dalam sebuah keramaian. Jika tadi sudah dikatakan bahwa kita cenderung konform pada orang lain karena kita menganggap orang lain sebagai sumber informasi yang tepat bagi kita. Namun, tidak semua informasi yang kita dapat dari orang lain adalah informasi yang akurat. Dalam keadaan ambigu, bisa saja kita mengikuti sumber infromasi yang salah.


Salah satu contoh ekstrim dari informational social influence adalah mass psychogenic illness. Mass psychogenic illness adalah kejadian dimana terjadi gejala-gejala fisik yang sama dalam sekelompok orang, yang tidak diketahui penyebab jelasnya secara fisik.


Ada satu contoh kejadian, pada tahun 1998, dimana seorang guru di sekolah di Tenesse melaporkan bahwa ia mencium adanya bau gas di kelasnya. Ia merasa pusing, sakita kepala, dan sesak nafas. Kemudian, saat itu juga, kelas itu dievakuasi dan ternyata orang-orang di sekolah itu juga melaporkan gejala yang sama. Namun, ketika para ahli memeriksa keadaannya, ternyata tidak ada masalah apa-apa. Kelas pun kembali berlangsung, namun semakin banyak yang melaporkan gejala-gejala sakit yang sama. Akhirnya sekolah itu ditutup, namun para ahli tetap tidak dapat menemukan adanya kebocoran gas di sekolah itu.


Bertahan untuk tidak terpengaruh informational social influence, mungkin dapat menjadi suatu hal yang baik untuk dilakukan. Karena tidak semua orang merupakan sumber informasi yang akurat. Jadi, keputusan seseorang untuk konform atau tidak itu tergantung pada evaluasi orang tersebut mengenai penilaiannya terhadap reaksi orang lain, apakah reaksi oranglain itu lebih rasional daripada reaksinya sendiri. Jika, reaksi dirinya sendiri lebih rasional daripada reaksi orang lain, maka ia tidak konform.


Jumat, 26 Desember 2008

Psi. Remaja - Masalah Pubertas


Pubertas biasanya dialami dalam masa-masa remaja.Dan biasanya juga, remaja suka punya banyak pertanyaan nih tentang perubahan-perubahan yang mereka alami...
Nah berikut ini ada beberapa pertanyaan umum yang sering ditanyain remaja seputar masalah pubertas....Mungkin kita bukan remaja lagi..Tapi gak ada salahnya juga lowh kalo kita simak pertanyaan-pertanyaan mereka. Siapa tau berguna gitu buat kita yang dah gak remaja lagi....ya kan?? Silahkan disimak! =)



Apakah gara2 puber ada rasa cemburu ?

Punya rasa cemburu sama orang lain berarti kita ingin agar perhatian orang yang bersangkutan hanya untuk kita. Adanya rasa bingung itu biasanya normal saja. Itu berarti kita ingin merasa tenang karena yakin akan ada seseorang yang selalu bisa kita andalkan sewaktu kita membutuhkan pertolongan dan dukungan ekstra besar.Merasa kesal karena pacar sepertinya tak punya perasaan sama dengan kita, itu juga merupakan reaksi emosi yang normal. Cuma jangan lupa, meskipun dia gak ngomong apa2 soal perasaannya, bukan tidak mungkin dia juga punya perasaan yang sama.



Kapan sih sebaiknya kita menggunakan bra?

Pertumbuhan payudara dimulai ketika di daerah sekitar bawah niple mulai terlihat lingkaran kecil. Lama-kelamaan lingkaran ini membesar sampai akhirnya seluruh area payudara pun membesar. Periode pertumbuhan payudara ini ternyata gak sam buat setiap cewek. Menggunakan bra sebenarnya bukan keharusan. Cuma kita perlu menggunakan bra untuk menjaga bentuk payudara. Lagipula, malu lagii kalo ternyata payudara kita kelihatan kemana-mana...Iiiiccchhhh...Ada banyak bra yang bisa dipake. Ada macem-macem juga ukurannya, ada yang pake tambahan busa, ukuran cup nya juga beda2, ada juga sport bra yang bisa menahan payudara dengan nyaman, sampai training bra yang cocok banget buat payudara yang baru tumbuh. Nahh,, ketika kita udah merasa pas menggunakan bra, diskusiin dulu sama nyokap atau sama perempuan lain yang lebih berpengalaman karena kan mereka uda ngelewatin masa2 ini. Inget juga, dalam memilih bra jangan pilih yang terlalu ketat. Tali bra yang terlalu kuat mengikat di bahu kita bisa menyebabkan rasa sakit di leher, punggung, dan bahkan lengan kita. So,,teliti memilih! =P


Kenapa sih kita gak bisa lagi curhat dan ngobrol banyak hal sama ortu?

Jawabannya singkat sbenernya : MASIH BISA kok...!! Mau tau rahasia ortu? Ternyata ortu juga punya beberapa masalah yang sama dengan kita waktu harus menghadapi kita2 yang lagi puber ini. Misalnya, ketika mereka tiba2 ngerasa kalo mereka tuh uda tua... Kadang mereka juga ngerasa nervous tentang bentuk hubungan bagaimana yang seharusnya terjadi antara mereka sebagai ortu dan kita yang sudah bukan anak kecil lagi. Mereka juga kadang merasa perlu untuk tahu langsung dari kita mengenai apa saja yang kita rasakan. Ini semua karena mereka, para ortu, masih khawatir kalo kita belum bisa menjaga diri sendiri sebaik mereka menjaga kita waktu kecil.

Well, apa pun itu, ortu selalu ingin anaknya selamat, bebas dari berbagai masalah. Mungkin mereka juga khawatir kalo kita ngelakuin kesalahan yang sama seperti yang mereka alamin waktu mereka puber. Nahh..point-nya adalah kita mesti bisa ngomong sama ortu dan orang dewasa lainnya. Kita bisa bikin kesepakatan tentang apa yang boleh dan gak boleh dilakukan dan yang paling penting adalah gimana bisa jaga komunikasi satu sama lain. Gak ada salahnya kok kalo kita ungkapin perasaan dan pikiran kita. Kita bisa omongin bareng2 dan dengerin juga apa yang ortu mau.


Bagaimana caranya mengenali saat2 akan mendapat menstruasi pertama kali?

Pertama, tanyakan kepada nyokap kapan beliau mendapat mens pertama. Besar kemungkinan kita juga akan mendapat mens pertama sama seperti ibu kita mendapatkan mens pertamanya. Buat patokan, biasanya menstruasi dimulai kira2 1-1,5 tahun sesudah pertumbuhan payudara dimulai.


Bagaimana kalau kita mendapat mens pertama, tapi gak di rumah?

Jangan panik!!!!! Menstruasi pertama biasanya tidak seperti air bah. Kita jadi punya kesempatan untuk bilang ke guru (misalnya lagi di sekolah) atau mungkin sempet juga telvon nyokap untuk bilang dan minta dijemput. Nah sejak, menstruasi pertama ini, jangan lupa untuk selalu menyisakan satu pembalut wanita di dalam tas kita.


Kapan sih pubertas ini berhenti?

Biasanya sih pubertas ini hanya berlangsung beberapa tahun sampai semua perubahan yang terjadi pada tubuh kita ini stabil. Badan kita akan menjadi benar2 seperti badan orang dewasa, hanya beberapa tahun setelah tubuh kita mencapai tinggi badan optimal pada unur 17tahun (dan cowok umur 19 tahun).


Kenapa sih aku paling gede/kecil di kelas?

Tidak semua orang mulai puber pada saat yang sama atau dengan pertumbuhan yang sama. Ada yang masa pubernya awal banget, ada juga yang pubernya justru terlambat banget. Nah kalau misalnya ada teman yang badannya tinggi banget, padahal umurnya masih 7 tahun, perhatiin deh, waktu dia umur 10 tahun, biasanya tinggi badannya jadi sama seperti teman-teman lainnya. Kalau kita bener2 penasaran dengan periode pubertas, coba deh tanyain bokap-nyokap kapan sih periode pubertas mereka. Sama seperti menstruasi, periode pubertas biasanya gak beda jauh sama periode mereka.


Kok suaranya jadi cempreng?

Kita semua biasa mengamati pertumbuhan badan yang terjadi di luar tubuh kita, seperti tinggi badan, bulu2, lekukan2 tubuh. Tapi kita gak biasa mengamati perubahan2 yang terjadi di dalam tubuh kita. Begitu banyak anak laki2 mulai puber, pita suaranya juga mulai tumbuh. Pertumbuhan ini menyebabkan nada suaranya juga berubah. nada suara kita yang sedang puber ini jadi makin rendah, sementara suara yang keluar tetap seperti suara anak kecil. Kadang suara kita jadi seperti pecah waktu sedang ngobrol, jadi cempreng. Jangan takut, perubahan ini pasti akan menjadi lebih baik.


Minggu, 21 Desember 2008

Psi.Perkembangan-Pentingnya "Exercise" (Olah Raga) pada Lansia

Sebenernya, olah raga pada lansia tuh perlu gak sihh??
Truss,, apakah olah raga itu yang bikin para lansia tetap sehat di masa tuanyaa??
Nahh..berikut ini lebih lengkapnyaaa.....

Ada berbagai penelitian tentang exercise dan usia. Sebuah studi menguji kekuatan cardiovascular lansia yang sampelnya adalah 101 pria dan wanita. Rata-rata usia mereka adalah 67 tahun. Mereka secara acak diminta mengikuti kelas aerobic, yoga, dan waiting list control group. Program ini dijalankan selama 4 bulan. Selama kurun waktu tersebut, para lansia menjalani pemeriksaan fisiologis secara komprehensif. Dalam kelas aerobis, para lansia mengikuti 3 sesi per minggu selama 16 minggu. Setiap sesi terdiri dari 10 menit pemanasan, 30 menit latihan lanjutan dengan stationary bicycle, 15 menit jalan cepat/jogging, dan 5 menit pendinginan. Di kelas yoga, para lansia mengikuti 60 menit latihan 2 kali seminggu dalam 16 minggu. Setelah 4 bulan, kekuatan cardiovascular (konsumsi oksigen, tingkat kolesterol, dan tekanan darah) dari kelas aerobic meningkat secara signifikan, sedangkan pada kelas yoga dan waiting list tidak meningkat.

Dalam studi lain, lebih dari 10.000 wanita dan pria dibagi menjadi 3 kategori, yaitu : low fitness, medium fitness, dan high fitness. Kemudian mereka diteliti selama 8 tahun. Hasilnya, selama 8 tahun penelitian tersebut, lansia yang menghabiskan waktunya untuk duduk bersantai (low fitness) memiliki kecenderungan 2 kali lebih cepat meninggal daripada mereka yang cukup fit (medium fitness) dan 3 kali lebih cepat meninggal daripada mereka yang sangat fit (high fitness). Efek menjadi sehat secara fisik terjadi pada pria dan wanita dalam studi ini.

Selain itu ada juga studi dari Haykowsky tahun 2005, menemukan bahwa kombinasi antara aerobic dan strength training lebih efektif meningkatkan kekuatan otot para lansia dibandingkan jika aerobic/strength training dilakukan sendiri-sendiri (terpisah). Jadi kombinasinya justru lebih efektif. Studi lain lagi kemudian menemukan, kombinasi tadi juga dapat mengurangi depresi pada lansia.

Dari sekian banyak penelitian yang ada, para ahli menyimpulkan beberapa kesimpulan tentang exercise/olah raga. Beberapa kesimpulan tersebut, antara lain :
  1. Olah raga dapat memperkecil perubahan fisiologis yang diasosiasikan dengan penuaan dan memberikan kontribusi pada ksehatan. Perubahan fisiologis yang dapat diperkecil itu, terdiri dari koordinasi motorik, fungsi kardiovaskular, metabolisme (spt:kolesterol), oxidative stress, fungsi otak, attention span, dan kekuatan kognitif.


  2. Olah raga dapat mengoptimalkan komposisi tubuh. Olah raga dapat meningkatkan massa otot dan tulang. Sehingga mengurangi resiko kerapuhan tulang


  3. Olah raga juga berhubungan dengan pencegahan penyakit kronik. Dengan berolah raga, kita dapat mengurangi resiko terkena penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular, diabetes, osteoporosis, stroke, dan kanker payudara.


  4. Olah raga dihubungkan dengan perbaikan dalam treatment dari berbagai penyakit. Jika, dalam sebuah treatment penyakit, olah raga dimasukkan menjadi bagian dari treatment, maka sang pasien akan menunjukkan gejala perubahan ke arah yang lebih baik.


  5. Olah raga juga dihubungkan dengan panjangnya umur.

Jumat, 19 Desember 2008

Game-Online dan Remaja Pria

This is my first post....

Just want to share my experience with my last task.....take home exam, exactly....Psikologi Remaja....

Take Home Exam terakhir yang membuat saya sedikit bingung dan butuh ide banyak adalah Psikologi Remaja....
Salah satu yang masih tetap saya ingat pertanyaannya adalah.....
"Jika anda memiliki kesempatan untuk meneliti remaja, apakah yang akan anda teliti....?"


Lalu saya bingung dan memikirkan.....'apa yang mau saya teliti yaa??'
Dan tiba-tiba ada ide cemerlang datang dari orang yang cukup spesial buat saya....hehe..spesial banged deee....hehe...yaitu tentang : Pengaruh Game-Online terhadap Remaja Pria....

Waww,,,BRILIANT!!! Jarang dibahas dan terkadang terlupakan jika bicara seputar remaja. Karena pasti kalo ngomongin remaja tuh yang kita inget cuma fashion, remaja suka membangkang, remaja konsumtif dan lain-lain....dan sebenernya, ketagihan game-online itu kan juga sebuah bentuk dari tindakan konsumtif remaja....terutama remaja cowok...

Di Kuliah yang gw ikutin, topik ini tidak dibahas secara spesifik. Namun, topik ini masuk bahasan kuliah yang berjudul : Perkembangan Teknologi dan Remaja. Yang kebanyakan dibahas di kuliah ini adalah dampak teknologi TV dan komputer bersama game-game nya cuma sedikit. Naaahh makanya saya tertarik euyyyy meneliti ini...kalo ada kesempatan....hehehe

Nah kenapa saya pikir penting meneliti ituuuuu???

satu....
karenaa berdasarkan cerita-cerita yang saya denger nihh dari orang-orang sekitar saya, katanya anak-anak gamers ini bisa menghabiskan seluruh waktunya di warnet. Kalo menreka sekolajh, yaaa, sisa waktu pulang sekolah mereka pake buat bermain di warnet...Kebayang donk gimana akibatnya kalo seharian gak pulang-pulang begitu....hehehehe....dan bahkan katanya, mereka bisa ampe nginep loh kalo liburan sekolah....CADASSS!!!!hheee,,,
Hal ini tentunya berhubungan dengan nilai akademik mereka. Banyak diantara mereka menjadi tinggal kelas, bahkan tidak melanjutkan sekolah lagi karena sudah terlalu tertinggal pelajarannya. Waaahh, peran orang tua perlu banget niihh....

keduaa....
ini merupakan sebuah tindakan konsumtif juga, bukan? Bukan cuma remaja cewe yang demen belanja, ampe beratus-ratus ribu di MangDu, Melawai (ehh udha digusurr yaaa??hehe), ITC Kuningan, atau ITC2 lainnya... Tapi maen game berjam-jam ini juga bayar lowh! yaiyalahhhh.....

ketigaa...
merusak kesehatan mata cuyy dan kesehatan bagian tubuh lainnya. Kita seharian penuh, berjam-jam di depan komputer, apalagi kadang ruang yang disediakan warnet tuh gelap biar nambah sensasi...hehe..nambah sensasi sihh, tapi bikin mata sakit...Selain itu, ada cerita nih dari seorang teman, ada tuh remaja yang ampe pingsan di warnet dan digotong sama orang-orang sewarnet gara-gara ga makan seharian...paraahhhh....

Keempat...
remaja-remaja cowo itu jadi bergaul sama yang itu-itu doank....dia ga bisa melakukan kegiatan lain di dunia luar karena kayaknya dunianya cuma warnet itu aja....hehhee..

nahhh..mungkin itu sih yang saya pertimbangin..Tapi itu kan hanya kita lihat sebagai dampak negatifnya tuh..
Perkembangan teknologi kan ga melulu membawa dampak negatif.... Mungkin saja ada dampak positif dari game-online ini...
Makanya, jika penelitian ini dijalankan....mungkin kita bisa melihat dengan lebih netral...
Kalo Game-Online yang digandrungi oleh para remaja pria ituuu adalah game yang selalu merugikan dan membawa dampak negatif.....

yaa gak?hehe
 

© Free blogger template 3 columns